Aplikasi pengembangan bisnis UKM

Aplikasi pengembangan bisnis UKM

Aplikasi pengembangan bisnis di negara indonesia untuk industri usaha kecil menengah (UKM) memiliki kontribusi ekonomi yang tinggi dengan nilai Rp 7.034 trilliun. Angka fantastis yang tidak banyak orang duga bahkan nilai tersebut lebih tinggi dengan kontribusi usaha besar yang hanya senilai 0,01% dari total seluruh indonesia. Banyaknya jumlah persaingan usaha membuat pelaku bisnis harus selalu membuat bisnis yang efisien dan efektif dalam rangka memenangkan persaingan. Tujuan membuat bisnis menjadi efisien dan efektif dengan mengintegrasikan teknologi kedalam setiap proses bisnisnya. Namun pertanyaan terbesarnya adalah apakah yang sesuai dengan bisnis beserta manfaatnya? Maka artikel ini hadir sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut.

Seluruh teknologi pasti dapat memecahkan segala bentuk permasalahan bisnis. Namun perlu penyesuainan bahwa skala teknologi sesuai dengan kebutuhan sehingga sekecil apapun pasti dapat terdevelopment. Maka aplikasi yang tepat bagi UKM adalah :

Point of Sale

Point of sale merupakan aplikasi yang memudahkan pemilik usaha mengintegrasikan berbagai macam proses penjualan. Aplikasi ini banyak mengadopsi oleh toko dan usaha perdagangan kecil. Banyak menngadopsi karena memberi kemudahan dalam transaksi penjualan yang dapat integrasinya dengan manajemen persediaan. Hal tersebut memungkinkan usaha yang menggunakan point of sale dapat meminimalisir terjadinya kehabisan stok yang mengurangi margin optimum harian dan dapat mempersingkat durasi melayani pelanggan sehingga anda dapat melayani lebih banyak setiap harinya.

Aplikasi tersebut lebih menguntungkan dari alat kasir biasa. Bayangkan anda harus secara manual melakukan transaksi pembayaran harus ada satu orang yang menjaga kasir dan satu orang lagi mengawasi pergudangan. Hal tersebut dapat dipangkas sehingga hanya perlu ada satu orang yang menjaga alat point of sale.

Fitur lain adalah visualisasi penjualan sehingga anda dapat memperkiraan siklus penjualan serta memahami tren penjualan berdasarkan data historis. Hal tersebut sangat membantu marketing serta pengelolaan keuangan anda menjadi lebih terarah. Tanpa adanya data tersebut yang bisa anda lakukan adalah memperkirakan berdasarkan intusi sehingga risikonya jauh lebih besar.

Contoh paling umum yang banyak mengadopsi aplikasi point of sale adalah bisnis di pusat perbelanjaan sampai restoran. Bahkan sekecil usaha minuman di mall semuanya menggunakan teknologi POS.

Ecommerce

Ecommerce adalah tempat aktifitas jual beli bertempat di internet. Namun perlu kita ketahui bahwa ecommerce berbeda dengan marketplace. Ecommerce adalah tempat jual beli bagi produk perseorangan atau perusahaan jadi hanya akan terdapat satu produk layanan. Sedangkan marketplace adalah tempat jual beli di suatu platform oleh siapapun, pemilik marketplace umumnya korporasi besar seperti Shopee dan Tokopedia.

Seorang pemilik bisnis pasti tidak akan melewatkan kesempatan besar dengan menjangkau pengguna internet yang luas. Data statistik menyatakan bahwa terdapat 4,46 miliar pengguna internet dan 2,8 juta aplikasi diwonload pada Playstore setiap tahunnya. Jumlah yang fantastis untuk dianggap sebagai calon pelanggan potensial usaha anda.

Tujuan lain (ALASAN MEMILIKI ECOMMERCE SENDIRI) pelaku bisnis memiliki ecommerce adalah melakukan branding secara leluasa. Anda dapat dengan leluasa mengatur layout ecommerce dengan logo dan warna yang melekat dengan produk layanan anda sehingga meningkatkan brand awareness kepada seluruh pelanggan. Hal yang membuat banyak pelaku bisnis memilih punya ecommerce karena tidak bisa dialkukan pada marketplace karena hanya dapat mengatur gambar beserta deskripsi produk. Pelaku bisnis yang sukses menggunakan ecommerce adala Eiger dan Pizza Hut

Order Management

Semakin banyak pelaku usaha yang memasarkan dengan target demografi kaum milenial maka semakin besar kesadaran untuk memudahkan pelaku bisnis memudahkan pelayanan. Maka dari itu sudah banyak yang mengintegrasikan sistem order management dengan pembayaran, stok barang, sampai pengiriman barang. 

Order management membuat anda dapat memantau seluruh pesanan yang masuk baik online maupun offline lalu sistem tersebut akan mencocokan ketersediaan barang dengan pesanan. Setelah barang tersedia akan dikirimkan ke karyawan yang bertanggung jawab dalam mengolah dan mengirimkan pesanan tersebut. Selain pemrosesan pesanan dari awal sampai akhir namun order management juga dapat melakukan pembelian stok dengan menyimpan seluruh data historis pesanan beserta vendor terbaiknya.

Contoh pelaku bisnis yang menggunakan sistem ini adalah toko baju, penginapan & villa, distributor, Klinik kesehatan, sampai apotik farmasi.

Ticketing Aplikasi pengembangan bisnis UKM

Aplikasi juga semakin memudahkan kegiatan bisnis dengan jumlah pelanggan dan pesanan yang banyak. Aplikasi ticketing bermanfaat untuk menampung, mengelola, dan melacak pesanan untuk proses otomatis dengan sistem yang terintegrasikan maupun terproses manual oleh karyawan. Dengan menggunakan sistem ticketing maka dapat mengintegrasikan antara pelanggan offline dengan online berdasarkan waktu sehingga pelanggan dengan pesanan pertama akan selalu di prioritaskan.

Ccontoh bisnis yang menerapkan aplikasi ticketing adalah restoran, travel, hotel. Contoh paling sukses dengan penerapan yang kompleks adalah pizza hut. Perusahaan tersebut dapat menerima pesanan tickeitng secara online dan menunjuk cabang terdekat untuk pemrosesan dan pengantaran namun tetap berdasarkan urutan pesanan pada cabang tersebut.

Alur kerja sistem ticketing sebagai berikut :

  • Pesanan yang masuk akan terurut berdasarkan waktu yang paling pertama dan akan menjadi sistem urutan tiket
  • Tiket melalui proses oleh karyawan yang mendapat pesanan
  • Mengelola tiket dimana akan terkelompokkan menjadi pesanan telah selesai, masih dalam proses, maupun ditolak.
  • Hasil pesanan muncul dan akan menunjuk karyawan yang mengantar

Inventory Management

Merupakan aplikasi untuk memantau ketersediaan barang serta ketersediaan tempat dalam melakukan penyimpanan. Barang yang dimaksud adalah barang material, barang yang telah diolah, dan barang yang siap kirim. Dengan menggunakan inventory management dapat meminimalisir adanya kekurangan stok produk ketika menjalankan usaha. 

Dalam bidang akuntansi barang adalah sebagai beban yang artinya selama barang tersebut masih ada pada gudang. Oleh karena itu penting menggunakan data dari inventory management dengan menyesuaikan kampanye marketing anda. Tidak mungkin ketika anda sedang menjalankan promosi namun stok barang mentah lebih banyak dibanding barang yang telah diolah. Begitu pula sebaliknya akan terjadi kerugian besar ketika anda tahu akan terjadi siklus sepi pembelian akan tetapi stok barang siap dikirim melimpah di gudang.

Contoh bidang bisnis yang dapat memanfaatkan inventory management dengan maksimal adalah restoran, toko retail, distributor, dan pabrik.

Manfaat besar dengan mengadopsi aplikasi pengembangan bisnis UKM

Pelaku bisnis dapat menjalankan bisnisnya secara efektif dan efisien dengan risiko kerugian yang minimal. Jika anda ingin mengadopsi teknologi tersebut maka anda dapat berkonsultasi dengan geekgarden secara gratis. Anda akan mendapat rekomendasi teknologi dan sistem yang tepat sesuai kebutuhan anda secara gratis di GeekGarden.

Baca juga artikel kami tentang: jasa software house jakarta

Tinggalkan Balasan