GeekGarden Software House

Software House Indonesia

Software House adalah perusahaan layanan IT yang fokus bisnisnya di bidang Software Development. Dalam perkembangan teknologi informasinya saat ini berdampak positif terhadap Indonesia.penyebaran informasi sangat cepat dan mudah undidapatkan bukan hanya informasi yang cepat menyebar dengan kemajuan teknologi sekarang membuat orang orang semakin berinovasi dalam bekerja. Baca Revolusi 4.0. Saat ini pekerjaan semakin beragam dan memiliki tingkat potensi yang besar terutama pekerjaan di naungi oleh teknologi jaman sekarang. Seperti contohnya yang sangat di gemari orang orang sekarang adalah programmer, Content Creator, Marketing affiliate, Trading, dll.

GeekGarden Software House saat ini adalah salah satu perusahaan software development profesional dan terpercaya di indonesia. GeekGarden telah bekerjasama pada banyak sektor dari skala kecil hingga besar. di level goverment, Enterprise, hingga di level small medium. Perusahaan software development profesional memiliki beberapa komponen penting di dalamnya. sehingga membangun

Software House sendiri memiliki komponen yang penting Terdapat banyak komponen penting didalamnya seperti Team Analisis, Dev Ops, QC/QA, Technical Support, UI/UX, Project Manager dll. Mari kita bahas satu persatu

Programer

Programmer adalah seseorang yang bertugas menulis script code untuk diterjemahkan pada perangkat lunak. Istilah ini biasa merujuk ke pekerjaan spesialis dalam satu Bahasa pemrograman pada umumnya biasa disebut juga sebagai Software Engineer. Posisi ini adalah komponen terpenting dalam software house. Pada umumnya mereka ditugaskan untuk menciptakan sebuah script code lalu mengubahnya menjadi sebuah set instruksi yang dapat diikuti oleh komputer. Dalam dunia programmer juga biasa digolongkan menjadi 3 yaitu, Backend, Frontend dan Full Stack Developer. Mari kita pelajari satu persatu:

Backend Developer

Backend adalah istilah dari seseorang dalam mengelola bagian dapur dari sebuah sistem atau aplikasi. bertanggung jawab dalam mengelola server side (Server-Side). Artinya backend developer perlu memastikan website bekerja dengan baik dalam kaitanya pertukaran  data dari browser atau platform ke server. Backend developer juga menangani database dan membuat alur website yang terstruktur. Maka dari itu backend developer tidak hanya harus memiliki skill dibidang coding saja tapi harus memiliki analytic thinking yang baik juga.. Dengan memastikan tidak ada script code yang buruk yang bisa dimanfaatkan untuk menyusup ke server dan memastikan system tidak rentan terhadap aksi hacking. Jadi, tugas utama dari seorang backend developer adalah merancang database, merancang alur sistem dan mengatur keamanan dalam sebuah sistem

Baca tentang: membuat API dengan Lumen

Frontend Developer

Frontend developer dari istilah nya kita sudah dapat mengartikan bahwa front end developer bertugas di depan sebuah sistem. Front end developer bertanggung jawab untuk merancang dan membangun sebuah sistem dengan responsive, interaktif, dan juga user friendly. Frontend developer harus menghasilkan sebuah tampilan yang menarik mengolah desain murni menjadi website yang interaktif dengan pengguna.  Jadi dalam frontend developer banyak yang harus dikuasai untuk menjalankan tugas tugas utamanya berikut tugas dari front end developer:

  • Bekerja sama dengan backend developer untuk melakukan coding dan trouble shooting. Front end dan back end harus sejalan dan selaras untuk menjadikan sebuah sistem yang baik
  • Memastikan sebuah desain dari system kompatibel untuk di tampilkan di berbagai device seperti contohnya smartphone atau mobile. Sehingga Dalam interaksi pengguna dan system user friendly
  • User experience di desain untuk sistem atau aplikasi maksimal
  • Menentukan struktur dan desain halaman pada sebuah sistem

Full Stack Developer

Full Stack developer secara garis besar full stack developer adalah seseorang yang nyaman bekerja merangkap tugas sebagai backend dan frontend. Biasanya fullstack bekerja untuk beberapa fitur, modul atau bahkan mengerjakan untuk satu project tergantung dari skill dan pengalam developer tersebut. Lantas apakah seorang full stack developer harus menguasai semua teknologi? Untuk menjadi seorang full stack developer tidak harus menguasai semua teknologi. Pengalaman menjadi nilai tambah seorang full stack developer. Pengalaman yang di dapat bukan hanya sudah berapa lama seorang full stack developer bekerja di bidangnya tapi tentang seberapa banyak ia belajar menganalisa dan menyelesaikan suatu permasalahan baik urusan backend dan front end

Team Analisis Software House

Analisis team atau biasa sering disebut dengan software engineer analis memiliki peran penting memperhatikan system dari sisi end user. Menganalisis secara lebih dalam untuk mengembangkan metodologi dan pengambangan software, melakukan studi kelayakan dan penelitian lain yang mendukung pengembangan, penggunaan dan produksi dari software. Pada dasarnya tugas sistem analis adalah:

  • Jika sebuah software house ingin meluncurkan sebuah produk system analis akan menganalisa software yang ada di pasar dan menciptakan sebuah rancangan yang baru atau inovasi baru mengenai software yang telah ada
  • Mengembangkan dan melakukan perancangan sebuah solusi software yang efektif secara development maupun secara ekonomi dalam masalah proses pengmbangan dan mecari solusi lebih mendalam mengenai elemen elemen penting dalam development system
  • Membuat dokumentasi dalam desain sistem berdasarkan Analisis dari permintaan user dalam pengembangan sistem atau aplikasi
  • Memeriksa struktur, tujuan, proses dan Batasan dari sebuah sistem dan memberikan solusi yang potensial dalam suatu system atau aplikasi
  • Bekerja sama solusi dari permasalahan bug yang muncul setelah dilakukan testing pada aplikasi

QC/QA

QC (Quality Control) adalah yang bertugas sebagai pengontrol kualitas dalam sebuah sistem dan QA (Quality Assurance) yang menjamin kualitas dari sistem tersebut. Dalam software house atau pengembangan sistem/aplikasi QC bertanggung jawab untuk memeriksa sistem atau aplikasi dalam masa development ataupun setelah proses produksi untuk mendapatkan kualitas yang diperlukan. sedangkan QA bertanggung jawab untuk memastikan sebuah produk yang akan dilepas ke pasaran sudah memenuhi semua standar kualitas untuk setiap komponen nya. Untuk itu seorang QA akan secara aktif melakukan monitoring san serangkaian uji dalam upaya memberi jaminan kualitas pada Client.

Dev Ops

Devops adalah singkatan dari Development & Operations dimana dua kata itu berate “Operational Pengmbangan”. Devops adalah sebuah prinsip developer untuk mengkoordinasikan antar tim yaitu tim Development dengan tim operations dengan efektif dan efisien. Tujuan dari DevOps sendiri adalah meningkatkan kolaborasi antara tim development dan tim operation dari mulai perencanaan hingga aplikasi/fitur ter deliver ke pengguna. Semua itu harus dilakukan secara otomatis agar:

  • Meningkatkan deployment frequency
  • Meningkatkan waktu pemasaran
  • Menurunkan tingkat kegagalan pada rilisan terbaru
  • Mempersingkat waktu perbaikan
  • Meningkatkan waktu pemulihan

Technical Support Software House

Technical Support tugas pada umumnya adalah sebagai layanan pada perusahaan untuk membantu mengatasi masalah client dalam penerapan, pemakaian dan konfigurasi  khususnya untuk perangkat lunak ataupun perangkat keras. Tugas utamanya dari technical support adalah untuk melakukan instalasi, update, evaluasi, komputer, software dan sistem jaringan pada sebuah perusahaan. Dan perlu kita ketahui technical support adalah posisi yang sangat krusial pada sebuah perusahaan apalagi untuk perusahaan software house. Seorang technical support harus memiliki wawasan yang luas tentang dunia teknologi dan informasi. Berikut adalah beberapa tugas dari tugas dari technical support :

  • Memperbaiki sistem yang bermasalah jika terjadi sebuah kerusakan atau kegagalan sistem ketika user sedang menggunakannya 
  • Melakukan instalasi dan konfigurasi pada sistem ataupun pada komputer sehingga meminimalisir terjadinya masalah saat user sedang menggunakannya  
  • Melakukan backup data pada perusahaan 
  • Mampu mengenali dan mengatasi masalah pada perangkat 
  • Melakukan training kepada user dalam menggunakan sebuah sistem baru 

Karena kebanyakan perusahaan memberikan tanggung jawab penuh kepada technical support jika ada kebutuhan teknis di perusahaan. Berikut adalah skill yang harus di miliki oleh technical support

  • Paham dan menguasai sistem operasi pada komputer 
  • Paham mengenai komponen hardware komputer
  • Mengerti tentang jaringan kabel maupun nirkabel dan mampu memperkai dengan segera
  • Paham dengan malware dan cara mengatasinya 
  • Paham mengenai perangkat perangkat yang berhubungan dengan komputer 
  • Mampu bekerja dengan analisis cepat dan tepat saat ada keluhan dari user 

Baca juga artikel kami tentang: Perusahaan IT Indonesia

kunjungi website kami di : https://www.geekgarden.id/

Tinggalkan Balasan